Kolaborasi Rasa, Aksara, dan Budaya SMA Negeri 4 Purworejo bersama Seniman Lokal dalam Ruang Ekspresi “Gendhing Setu Legi”

PURWOREJO – Gendhing Setu Legi adalah pagelaran seni budaya tradisional khas Purworejo yang rutin diselenggarakan setiap malam Sabtu Legi di Pendopo Agung Kabupaten Purworejo. Pada Jumat (17/7/2026) pukul 20.00 WIB Gendhing Setu Legi Tahun VIII Pagelaran ke–4  menampilkan kolaborasi siswa siswi SMA Negeri 4 Purworejo dengan seniman lokal Purworejo. Acara ini juga merupakan ruang ekspresi untuk menampilkan tetabuhan gamelan, tari klasik, ketoprak, geguritan, hingga macapat.

Malam yang penuh kehangatan dan keindahan budaya. Pada perhelatan Gendhing Setu Legi Tahun ke-VIII Pagelaran ke-4 kali ini, panggung Pendopo Agung Kabupaten Purworejo menjadi saksi lahirnya harmoni luar biasa, kolaborasi apik yang memadukan semangat muda dan keahlian luhur, yaitu penampilan dari siswa-siswi SMA Negeri 4 Purworejo bersama dengan seniman lokal kebanggaan Purworejo.

Ruang ekspresi Gendhing Setu Legi dipenuhi oleh talenta luar biasa dari perwakilan siswa-siswi SMA Negeri 4 Purworejo, di antaranya adalah:

Penari Tari Sekar Pudyastuti

  1. Rania Zahra Nasution
  2. Alfira Tungga Dewi
  3. Sekar Kinanthi Budi Lestari

Geguritan

  1. Surotul Fadilah
  2. Rayhan Vinsan Ingsani

Macapat

  1. Arum Fitriyani
  2. Risma Al Faikah

Lebih dari sekadar hiburan malam akhir pekan, kegiatan ini membawa manfaat mendalam sebagai sarana edukasi kultural aktif dan perekat sosial antar-generasi di Purworejo. Tujuan jangka panjang agar generasi muda tidak kehilangan akar budayanya sukses tercermin dari antusiasme siswa-siswi SMA Negeri 4 Purworejo yang tampil memukau malam itu. Pagelaran ini ditutup dengan harapan besar bahwa sinergi seni seperti ini akan terus tumbuh dan menginspirasi langkah pelestarian budaya ke depan.

Tim Tari Sekar Pudyastuti